Kenali, Pahmi, Ikuti Vaksinasi Covid'19
Hampir 1 tahun wabah virus corona melanda dunia, termasuk Indonesia. Banyak ilmuan dari berbagai negara berupaya menemukan solusi untuk mengatasi wabah covid'19 . PSBB yang ditetapkan pemertintah tak banyak memberikan perkembangan baik dalam pandemi ini, hal ini dikarenakan banyak masyarakat abai dan lalai terhadap protokol kesehatan. Salah satu upaya mengatasi pandemi ini yaitu dengan cara herdimunity. Herdimunity dapat terjadi dengan dua cara yaitu natural dan vaksinasi. Natural herdimunity jika diterapkan prosesnya akan terjadi sangat lama dan bahkan dampak kejadian yang sulit di prediksi. Maka dari itu pemerintah berupaya untuk mencapai herd imunitydengan cara vaksinasi.
Vaksinasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Vaksin Covid'19 yang saat ini telah digunakan di sejumlah negara yaitu pfizer-biontech hasil kolaborasi Jerman dan Amerika, Moderna dari Amerika , Sinovac dari China, dan Aztrazenca dari Inggris. Vaksin yang digunakan di Indonesia adalah Vaksin Sinovac. Vaksin ini telah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) oleh BPOM RI pada tanggal 11 Januari 2021 dengan efikasi vaksin sebesar 65,3 % hal ini telah memenuhi standar minimum yang ditetapkan oleh WHO yaitu sebesar 50%. Vaksin Sinovac ini juga dinyatakan halal oleh MUI berdasarkan fatwa MUI nomor ; 02 Tahun 2021 tentang produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac life Science Co.LTD China dan PT. Biofarma ( Persero).
Vaksin Sinovac adalah Vaksin berjenis Inactivated Vaccine atau virus mati atau virus yang sudah dilemahkan secara kimiawi atau melalui pemanasan untuk memancing respon imun. Vaksin inactivated memerlukan beberapa dosis dari waktu ke waktu untuk mendapat imunitas berkelanjutan terhadap penyakit. Maka dari itu pemeberian vaksin sinovac terdapat dua tahap yaitu tahap ke 2 diberikan 14 hari setelah imunisasi tahap 1. Dosis vaksin yang diberikan yaitu sebeesar 0,5 mL. Virus inactive yang sebelumnya dimatikan secara genetik dengan bahan kimia, suhu panas atau radiasi, namun bentuk dan strukturnya tetap utuh. Ketika disuntikkan ke dalam tubuh manusia terjadi replikasi sangat minim karena materi genetik sudah rusak, namun dengan adanya virus itu akan memancing respon imun dalam tubuh untuk membentuk kekebalan terhadap virus tersebut.
Apakah vaksinasi terdapat efek samping? melaui beberapa tahap uji vaksin terdapat efek samping ringan hingga sedang. Mulai dari demam, mual, diare, pegal-pegal, mengantuk, lesu dan lain sebagainya. Namun hal ini terjadi dalam skala kecil, Maka dari itu dibutuhkan observasi pasca imunisasi yaitu dengan pengamatan selama 30 menit pasca disuntik sehingga pasien tidak langsung pulang.
Apakah stelah vaksin bebas untuk tidak memakai masker? tidak, meskipun kita telah divaksin bukan berarti kita bebas untuk tidak memakai masker, karena vaksin melindungi kita dari covid'19 namun kita masih berpotensi menulari orang lain. Target indonesia dapat memvaksinasi 70% penduduk indonesia dan itu memerlukan waktu, jadi sebelum pandemi dinyataan berakhir maka tetap patuhi protokol kesehatan. Salam Sehat !
Write by M